Pages - Menu

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Showing posts with label kiSah. Show all posts
Showing posts with label kiSah. Show all posts

Thursday, May 5, 2011

Niat Suci

Niat suci itu terlaksana dengan rahmat dan karunia Allah SWT pada tanggal 1 januari 2011, ketika kami dipertemukan untuk menjalin ikatan dalam ridho-Nya. Suka duka perjalanan untuk menuju ikatan ini sungguh terasa. Apa lagi dengan tekad dan kenekatan yang lumayan luar biasa. Alhamdulillah Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Dan apa yang kami inginkan bisa terwujud.

Dari mulai skripsi, yang lumayan makan banyak waktu dan usia di Jogja. kenekatan menikah di usia muda, menjadi sebuah perjuangan. apa lagi saya masih memiliki 2 kakak laki-laki yang belum menikah. (huuh... bisa ga ya ? "itu pikiran pertama"). Orang tua dan keluarga sempat sangsi dengan usaha saya. karena saya baru lulus dan baru kerja.

Namun banyak teman telah menginspirasi saya, bahwa menikah akan mendatangkan ridho Allah. dan Allah akan memberi kemudahan kepada hamba-Nya.

saya nekad, hanya satu kata " Bismillah..."

Allahu akbar.. Allahu akbar...

Saya bisa !




Wednesday, March 17, 2010

“Berikan kami Al Qur’an, bukan cokelat!”

“Al Qur’an! Al Qur’an! Bukan cokelat! Bukan Cokelat!” kata anak perempuan setengah berteriak ke beberapa teman lain yang sedang mengurus pengungsi.

Dua Pasang Mata di Tengah Salju: Al Qur’an Bukan Cokelat!

(Banyak yang sebenarnya harus saya catat ketika bekerja menemani anak-anak di berbagai daerah dan negara. Namun,cerita yang satu ini amat berkesan. Menohok konsep diri.)

Anak-anak hebat tidak selamanya lahir dari fasilitas yang serba lengkap, bahkan sebagian dari mereka disembulkan dari kehidupan sulit yang berderak-derak. Mereka tumbuh dan berkembang dari kekurangan.

Pada sebuah musim dingin yang menggigit, di sebuah pedalaman, di belahan timur Eropa, kisah ini bermula. Kejadian menakjubkan, setidaknya bagi saya.

Salju bagai permadani putih dingin menyelimuti pedalaman yang telah kusut masai dirobek perang yang tak kunjung usai. Dentuman bom dan letupan senjata meraung-raung dimana-mana. Sesekali, terdengar ibu dan anak menjerit dan kemudian hilang.

Di tenda kami, puluhan anak duduk memojok dalam keadaan teramat takut. Sepi. Takada percakapan. Takada jeritan. Hanya desah pasrah merayap dari mulut mereka terutama ketika terdengar letupan atau ledakan.

Di luar, selimut putih beku telah menutup hampir semua jengkal tanah. Satu-dua pohon perdu masih keras kepala mendongak, menyeruak. Beberapa di antara kami terlihat masih berlari ke sana-kemari. Memangku anak atau membopong anak-anak yang terjebak perang dan musim dingin yang menggigit tulang.

Tiba-tiba dari kejauhan, saya melihat dua titik hitam kecil. Lambat laun, terus bergerak menuju tenda kami. Teman di samping yang berkebangsaan Mesir mengambil teropong.

“Allahu Akbar!” teriaknya meloncat sambil melemparkan teropong sekenanya.

Saya juga meloncat dan ikut berlari menyusul dua titik hitam kecil itu. Seperti dua rusa yang dikejar Singa Kalahari, kami berlari.

Dari jarak beberapa meter, dapat kami pastikan bahwa dua titik hitam kecil itu adalah sepasang anak. Anak perempuan lebih besar dan tinggi dari anak lelaki. Anak perempuan yang manis khas Eropa Timur itu terlihat amat lelah. Matanya redup. Sementara, anak lelaki berusaha terus tegar.

“Cokelat …,” sodor teman saya setelah mereka sampai di tenda penampungan kami.

Anak yang lebih besar dengan mata tajamnya menatap teman saya yang menyodorkan sebungkus cokelat tadi.

Teman saya merasa mendapat perhatian maka dia semakin semangat menyodorkan cokelat. Diangsurnya tiga bungkus cokelat ke kepalan tangan anak yang kecil (yang ternyata adalah adiknya).

Sang Kakak dengan cepat dan mengejutkan kami mengibaskan tangannya menolak dua bungkus cokelat yang diberikan. Teman saya yang berkebangsaan Mesir itu terkesiap.

“Berikan kami Al Qur’an, bukan cokelat!” katanya hampir setengah berteriak.

Kalimatnya yang singkat dan tegas seperti suara tiang pancang dihantam berkali-kali.

Belum seluruhnya nyawa kami berkumpul, sang Kakak melanjutkan ucapannya,

“Kami membutuhkan bantuan abadi dari Allah! Kami ingin membaca Al Qur’an. Tapi, ndak ada satu pun Al Qur’an.”

Saya tercekat apalagi teman saya yang dari Mesir. Kakinya seperti terbenam begitu dalam dan berat di rumput salju. Kami bergeming.

Dua titik hitam yang amat luar biasa meneruskan perjalanannya menuju tenda pengungsi. Mereka berusaha tegap berjalan.

“Al Qur’an! Al Qur’an! Bukan cokelat! Bukan Cokelat!” kata anak perempuan setengah berteriak ke beberapa teman lain yang sedang mengurus pengungsi.

Saya dan teman Mesir yang juga adalah kandidat doktor ilmu tafsir Al Qur’an Universitas Al Azhar Kairo itu kaku.

[Takakan pernah terlupakan kejadian di sekitar Mostar ini. Meski musim dingin dan dalam dentuman senjata pembunuh yang tak terkendali, angsa-angsa terus berenang di sebuah danau berteratai yang luar biasa indahnya. Beberapa anak menangis dipangkuan. Darah menetes. Beberapa anak-anak bertanya, dimana ayah dan ibu mereka. (Saya ingin melupakan tahunnya.)]

== disalin dari: Aku Mau Ayah! Mungkinkah tanpa sengaja anak Anda telah terabaikan? 45 Kisah Nyata Anak-Anak Yang Terabaikan“, bab “Dua Pasang Mata di Tengah Salju: Al Qur’an Bukan Cokelat!” (hal 83-86) Penulis: Irwan Rinaldi. Penerbit: Progressio Publishing. Cetakan Pertama, Juni 2009

Monday, February 15, 2010

Misteri Ka'bah yang Menggegerkan "NASA"


Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.
Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda:
Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.



sumber: terselubung.blogspot.com

Valentine’s Day???

Disusun ulang oleh: Ummu Ziyad
Muroja’ah oleh: Ust Abu Mushlih Ari Wahyudi



Saudara-saudariku sesama muslim..

Tanggal 14 Februari seakan-akan menjadi hari yang khusus bagi manusia secara umum, bahkan bagi seorang muslimah sekalipun. Dengan pengaruh dari berbagai media dan lingkungan, para gadis sibuk ikut-ikutan merayakan hari tersebut. Ada yang sibuk membuat coklat dan kue-kue untuk orang yang disayanginya, mengirimkan kartu, atau sengaja mengkhususkan membuat pengakuan cinta untuk lelaki pujaan hatinya. Na’udzubillah min dzalik. Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan untuk dijauhkan dari perbuatan tersebut…

S
etelah mengetahui fatwa-fatwa yang ada pada artikel sebelumnya, ada baiknya kita juga mengetahui asal usul adanya hari valentine. Dengan demikian, insya Allah kita akan lebih berhati-hati dan tidak segan-segan untuk meninggalkan hari raya tersebut. Apalagi jika kita benar-benar ingin menjadi wanita muslimah sejati, yang sangat cinta kepada Allah dan Rasul-Nya dan sangat takut dengan hukuman-Nya dan berharap keridhoan-Nya. Artikel berikut ini banyak menukil dari majalah As Sunnah dengan disertai berbagai tambahan dari penulis.

Definisi Valentine’s Day

Terdapat beberapa definisi yang terdapat di majalah As Sunnah edisi 11 tahun I untuk menjelaskan tentang hari valentine ini.

Pertama:

A day on which lovers traditionally exchange affectionate messages and gift. It is ovserved on February 14, the date on which Saint Valentine was matyred. (The Encyclopedia Americana, volume XXVII, hal 860)
“Sebuah hari dimana orang-orang yang sedang dilanda cinta secara tradisi saling mengirimkan pesan-pesan cinta dan hadiah-hadiah. Hari itu diperingati pada tanggal 14 Februari, suatu hari di mana St. Valentine mengalami martir.”

Kedua:

The date on the modern celebration, February 14, is believed to derive in the execution of a Christian martyr, St. Valentine, on February 14, 270. (The Encyclopedia Americana, volume XIII, hal. 464)
“Tanggal 14 Februari adalah perayaan modern yang diyakini berasal dari hari dihukum matinya seorang martir Kristen yaitu St. Valentine pada tanggal 14 Februari 270 M.”

Ketiga:

Valentine, St. priest and physician of Rome who suffered martydorn probably during the persecution under Claudius II in 269. his feast is on 14 Feb. The custom of sending valentines probably had its origin in a heathen practice connected with the worship of Juno Februalis at the Lupercalia(*) or perhaps in the mediaval belief the birds commenced to mate onf 14 Feb. (Everyman’s Encyclopedia, volume XII, hal 388).

“St. Valentine adalah seorang pendeta dan tabib dari Roma yang (dianggap) martir sewaktu kaisar Claudius II pada tahun 269 M. Peringatan tersebut pada tanggal 14 Febuari. Kebiasaan dengan mengirim valentine-valentine berasal dari upacara penyembahan berhala yang dikaitkan dengan peribadatan Juno Februarlis di goa Lupercal, atau (bisa jadi) pendapat bahwa burung-burung kwain pada tanggal 14 Februari.”

(*) Lupercalia merupakan upacara keagamaan (ritual) yang dilakukan oleh orang-orang Romawi kuno yang dilaksanakan setiap tahun untuk menyembah dewa Lupercus, yang oleh mereka dianggap sebagai dewa kesuburan, dewa padang rumput dan pelindung ternak. Sebagai suatu upacara ritual kesuburan, Lupercalia juga dihubungkan dengan penghormatan dan penyembahan kepada dewa Faunus sebagai dewa alam dan pemberi wahyu. Upacara atau festival tersebut dipimpin dan diawasi oleh suatu badan kegamaan yang disebut Luperci dan para pendetanya disebut Luperci.

Setiap upacara Lupercalia dimulai dengan mengorbankan beberapa ekor kambing dan seekor anjing yang dipimpin oleh para Luperci. Upacara tersebut dilakukan di dalam sebuah gua bernama Lupercal, berada di bukit Palatine, yang merupakan salah satu bukit di kota Roma. Setelah itu dua orang Luperci (dalam sumber lain dua orang pemuda) dibawa ke sebuah altar, kemudian sebuah pisau yang berlumuran darah disentuhkan pada kening mereka dan darah itu diseka dengan kain wool yang telah dicelupkan ke dalam susu. Setelah itu kedua orang tersebut diharuskan tertawa.

Kemudian para luperci memotong kulit kambing yang dikorbankan dan dijadikan cambuk. Kemudian mereka berlari dalam dua geromboloan mengelilingi bukit Palatine dan tembok-tembok kuno di Palatine, mencambuki setiap wanita baik yang mengikuti upacara maupun yang mereka temui di jalanan. Para wanita yang menerima cambukan itu dengan senang hati karena menurut mereka cambukan itu dapat menyebabkan atau mengembalikan kesuburannya.

Upacara Lupercalia ini terus berlangsung sampai pada masa pemerintahan Kaisar Constantin Agung (280 - 337 M). Kaisar Romawi ini adalah kaisar pertama pemeluk agama Nasrani. Lewat masuknya agama Nasrani itu dan berbagai jalan yang ditempuhnya, dia memegang peranan penting dalam hal merubah agama yang dikejar-kejar dan diancam sebelumnya menjadi agama yang dominan (bersifat nasional). Pengaruh agama nasrani semakin meluas di kerajaan Romawi dan Dewan gereja memegang peranan penting di bidang politik. Pada tahun 494 M, Dewan Gereja di bawah pimpinan Paus Gelasius I merubah bentuk upacara Lupercalia menjadi perayaan purifikasi (pemurnian/pembersihan diri). Dan pada tahun 496 M, Paus Gelasius I mengubah tanggal perayaan purifikasi yang berasal dari upacara ritual lupercalia dan tanggal 15 Februari menjadi tanggal 14 Februari.

Keempat:

The St. Valentine who is spoken of as the apostle of Rhaetia, and venerated in passau as its first bishop. (Encyclopedia Briatannica, volume XIV, hal. 949).
“St. Valentine yang disebutkan itu adalah seorang utusan dari Rhaetia dan dimuliakan di Passau sebagai uskup yang pertama.”

Kesimpulan dari keempat definisi tersebut adalah Valentine’s day dirayakan untuk mengormati dan mengkultuskan st. Valentine yang dianggap martir yang mati dibunuh pada tanggal 14 Februari 269 M (sumber lain menyebutkan 270 M) dan juga dianggap sebagai seorang utusan dan uskup yang dimuliakan. Pengambilan istilah itu juga dikaitkan dengan Lupercalia, upacara keagamaan orang Romawi Kuno dan juga bahwa burung-burung kawin pada tanggal tersebut.

Nah, saudariku… Apakah engkau tahu apa itu martir? Martir adalah orang yang dianggap mati sebagai pahlawan karena mempertahankan kepercayaan (agama). Kini engkau tahu agama apa yang dipertahankan olehnya. Wallahul musta’an. Ya ukhti… bagaimana kita bisa turut serta pada hari yang ditetapkan untuk menghormati orang yang mempertahankan agama yang bukan Islam (ini bukan berarti kita dibolehkan untuk menetapkan hari khusus untuk kematian orang-orang yang mempertahankan agama Islam!).

Dan bila dikaitkan dengan upacara Lupercalia, maka ini juga sangat jauh dari syari’at Islam, bahkan penuh dengan kesyirikan yang merusak tauhid. Lihatlah bagaimana upacara tersebut dilaksanakan untuk menyembah dewa-dewa. Padahal tidak ada yang berhak disembah selain Allah Subhanahu wa Ta’ala. Belum lagi keyakinan batil tentang pengaruh cambukan yang dapat menyebabkan atau mengembalikan kesuburan. Padahal tidak ada yang kuasa untuk memberi kesuburan pada seseorang sebagaimana dalam firman-Nya yang artinya, “Atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS. Asy-Syuura [42]: 50)

Ketahuilah saudariku, tidak ada pilihan lain bagi kita kecuali meninggalkan jauh-jauh kebiasaan turut serta merayakan hari Valentine ini. Apakah kita hendak turut serta pada acara yang ditetapkan oleh Nasrani untuk mengkultuskan sang uskup yang mati sebagai martir? Padahal kita ketahui orang-orang Nasrani tidak akan senang sampai kita mengikuti agama mereka. Maka senanglah mereka ketika kita turut berbaur dalam hari raya mereka. Karena Rasululllah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk kaum tersebut.” (HR. Abu Dawud). Atau… apakah kita hendak mendukung pula upacara Lupercalia yang penuh muatan syirik dan kemaksiatan? Na’udzubillah mindzalik.

Cukupkanlah diri kita dengan apa yang telah diturunkan Allah dalam Al-Qur’an dan yang diajarkan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam kepada umatnya. Karena kasih sayang di antara sesama muslim jauh lebih indah dimana Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Perumpamaan orang mukmin di dalam saling mencintai, saling mengaishi dan saling menyayangi adalah bagaikan satu jasad, jika salah satu anggotanya menderita sakit maka seluruh jasad merasakan (penderitaannya) dengan tidak bisa tidur dan merasa panas.” (HR. Bukhari dan Muslim). Maka engkau tidak perlu ragu-ragu untuk meninggalkan hari raya tersebut. Bertaubat adalah langkah yang utama dan mulia jika ternyata di hari yang lalu kita menjadi bagian dari perayaan tersebut. Semoga kita terus diberikan hidayah taufik oleh Allah untuk menjalankan amalan sesuai tuntunan syari’at. Aamiin.

Ane sih ngga nyalahin agama lain bila merayakannya. Tapi kalo orang islam ya jelas ane menyayangkannya. Bukannya mosting ini karena ane sirik, tapi buat media penambah ilmu aja bagi yang baca.

sumber http://mastersaham.blogspot.com/2008/08/apa-di-balik-valentines-day.html


Wednesday, April 29, 2009

Sikat Gigi & Deodoran



Sore itu, sang bidadari datang menghampiri...
Ia sangat menawan.semua insan yang menatapnya pasti suka.
Ia sangat santun, bahkan kebaikannya melebihi para dermawan.
Kala itu ku pegang erat sebuah sikat gigi dan deodoran (eit merk-nya di sensor), menjadi saksi
betapa ia begitu peduli, melebihi diriku. Sampai sesekecil itu ia memperhatikanku.



Bidadari itu kini jauh dariku...
Bidadari yang ku cinta, yang ku sayang...

Umi, aku mencintaimu...

I LOVE UMI..

Sunday, December 7, 2008

Kita Bisa !!!!


Mahasiswa banyak pikiran?
Agenda kegiatan overleaping?
Lagi ga punya duit?
Apa lagi klo skripsi ga kelar-kelar...! hmmm...

Jalan hidup manusia memang sudah di gariskan Allah Subhanahu Wata'ala bahkan sejak dahulu sudah termaktub dalam kitab Lauful mahfudz. Lalu kenapa kita harus bete? pusing? uring-uringan ga jelas? apalagi sampe menyalahkan Allah???(Na'udzu billah)

Mari kita sama-sama berpikir sejenak... (1 jam.eh kelamaan)
Mari sejenak memikirkan jalan hidup kita dari semenjak kita kecil. bahkan ketika kita belum ada. Kita tidak minta di lahirkan untuk susah. kita tidak dilahirkan untuk menjadi manusia yang gagal. Setiap manusia melalui jalan ujiannya masing-masing. Allah Subhanahu Wata'ala memberi ujian kepada hambanya dengan beragam cara. Ada yang diuji dengan kemudahan (biar Allah tau mana yang bersyukur dan mana yang kufur), namun ada juga yang diuji dengan kesulitan ( untuk menguji apakah hamba itu mau berusaha atau hanya pasrah dan sama juga menjadi kufur). bukankah dulu waktu kita kecil dan kita diuji dengan kesusahan, kita bisa melewatinya dengan baik!!!


Sahabat, Sungguh Allah menciptakan kita untuk menjadikan kita seorang yang berhasil dan sukses ( dunia dan akhirat). maka dari itu ayo kita bersemangat tuk berusaha menyelesaikan tugas kita. Lebih bersyukur dengan apa yang kita miliki. dan bertekat dalam hati bahwa kita bisa menghadapi segala ujian ini. Dan jangan lupa yang paling penting yaitu selalu melibatkan Allah dalam segala kehidupan kita. Dengan begitu kita akan sukses dunia dan akhirat.

Kota Gede, 07 / 12 / 2009 pukul 17;11

Monday, May 5, 2008

ABU DZAR AL- GHIFARI

Hikmah dari sahabat Abu Dzar bias kita dengar tatkala ia duduk menyampaikan sebuah hadits nabi SAW, katanya :

"Aku diberi wasiat oleh junjunganku dengan tujuh perkara :
  • Disuruhnya aku agar menyantuni orang-orang miskin dan mendekatkan diri kepada mereka. Disuruhnya aku melihat kepada orang yang dibawahku dan bukan kepada orang yang diatasku,
  • Disuruhnya aku agar tidak meminta sesuatu kepada orang lain,
  • Disuruhnya aku agar menghubungkan tali silaturahim,
  • Disuruhnya aku mengatakan yang haq walaupun pahit,
  • Disuruhnya akuagar dalam menjalankan agama Allah, tidak takut celaan orang,
  • Dan disuruhnya aku agar memperbanyak menyebut " Laa Haula Walaa Quwwata Illaa Bil

Friday, March 28, 2008

Demi Cinta

Ka’ab bin Ahbar sekali waktubercerita bahwa Allah SWT akan menghisab amal sekalian hamba-Nya.Bila amal jeleknya lebih berat dari amal baiknya, dia akan diperintah masuk neraka.
“Lalu,”kata Ka’ab, Allah berfirman kepada malaikat Jibril:”Masuklah hamba itu (ke neraka)!

Lalu tanyakan padanya, apakah dia pernah duduk di majelis ilmu; kalau memang begitu , ampuni dia dengan memberi syafaat”.


Jibril yang patuh meneruskan pertanyaan itu dan memperoleh jawaban:”tidak”. Jawaban ini disampaikan Jibril kepada Allah.Katanya:”Ya Tuhan, sesungguhnya Engkau lebih mengetahui tentang hamba-Mu yang menjawab “tidak”.


Allah pun berfirman kembali:”Tanyakan lagi! Apakah dia mencintai orang ‘alim?”. Tak lama kemudian , Jibril kembali melaporkan jawaban yang sama.


Setelah itu, Allah SWT berfirman:“Tanyakan padanya! Apakah dia pernah makan bersama orang ‘alim?”.Waktu itu juga Jibril bertanya kepada orang itu.Tapi dia masih menjawab “tidak”.
Jibril pun menyampaikan jawaban tersebut.


Kemudian Allah SWT berfirman:”Tanyakan lagi! Apakah dia mencintai seseorang seperti seharusnya orang ‘alim dicintai?”
Setelah Jibril menanyakan hal itu, orang tersebut menjawab, “Ya”


Jawaban tersebut akhirnya membuat Allah mencurahkan rahmat-Nya dengan berkata :”Selamatkanlah orang itu lalu masukanlah dia ke Surga. Aku (Allah) telah mengampuni dosanya sebab kecintaannya kepada orang lain.”

- Wallahu ’alam _ (dikutip dari “Kisah Sejuta Hikmah”)

Tuesday, January 15, 2008

Surat dari NA untuk "Ukhti"

Surat dari NA untuk "Ukhti"

Mengembalikan "UKHTI" yang Pemberani, Bersemangat dan Tangguh Ke Medan Perjuangan

Dear Ukhti, Aku adalah dirimu yang dulu. Di surat ini aku ingin sedikit bercerita tentang Perjuangan. Perjuangan yang pernah kita titi bersama dengan pejuang-pejuang lainnya.

Perjuangan yang mencetakku dari dasar jiwamu menjadi pribadi yang tangguh. Yang tak memerlukan setetes air mata sedikitpun ketika perih meradang. Sebuah perjuangan yang telah memetakan antara aku dan kau menjadi menjadi bagiannya.

Kau tak dapat menyangkalnya,"Ukhti". Karena semua itu sudah menjadi bagian dalam hidupmu. Berbagai kejadian silih berganti itu menghampirimu bukan untuk membuatmu lemah, KARENA KAU TAK DICIPTAKAN UNTUK LEMAH. Justru karenanya kau seharusnya semakin tangguh!!! JAngan pernah bertanya
Kenapa harus kau yang menjalaninya…..
Harap ingat atau aku sekedar mengingatkanmu
Kenapa kau harus menjalaninya?
Karena kau memang pilihan dan kau mempunyai kekuatan yang tak semua orang memilikinya. Karena itu dipilihlah kau untuk menjalani ujian itu.

Sekarang… jawablah!
Kenapa kau mengelak
Kenapa harus berontak

Sebagaimana pernah kau tulis:
Aku memang wanita, tapi bukan berarti aku lemah dan manja
Karena aku lahir dari seorang wanita luar biasa
Dan dibesarkan diantara laki-laki pemberani
Dan aku harus menjadi sepertinya
Ketangguhan menyibak tirai untuk terang benderang jalan kehidupan
Untuk berbagi kebahagiaan
Hidup bukan untuk diri sendiri
Tapi hidup kian bermakna ketika hidup juga untuk kehidupan yang lain

NA…
Hidup adalah perjuangan, memang itu adanya. Suka dan Duka memang harus dihadapi secara dewasa. Jatuh dan bangun adalah hal biasa. Kita diberi kesempatan hidup, kesempatan untuk menjalani kehidupan luar biasa dan tak sekedar kehidupan biasa tanpa berbuat apa-apa. Perjuangan membutuhkan pengorbanan, tak kan ada perjuangan tanpa pengorbanan.

"Ukhti" …

BUKAN namanya Perjuangan ketika Menyerah menghadapi kesulitan
BUKAN namanya Perjuangan ketika putus asa di tengah jalan
BUKAN namanya Perjuangan ketika berdiam diri diantara banyak kesempatan
BUKAN namanya Perjuangan ketika tak segera BANGKIT dari Keterpurukan
BUKAN namanya Perjuangan jika tak disertai Kesungguhan
BUKAN namanya Perjuangan Lari dari kancah peperangan

BUKAN namanya Seorang Pejuang yang banyak angan-angan tanpa merealisasikan dengan PERBUATAN

Akan Tetapi

Perjuangan adalah Kegigihan di tengah badai kesulitan
Perjuangan adalah Ketangguhan dalam setiap KEADAAN
Perjuangan adalah Semangat meraih kesempatan
Perjuangan adalah Bersegera BANGKIT dari Keterpurukan
Perjuangan adalah keberanian menjawab tantangan

Dan Seorang Pejuang adalah realisator sebuah Ma’na dalam Perbuatan

Saatnya menyusun harapan menatap masa depan, maafkan masa lalu dan tutup selama-lamanya, saatnya membuka lembar yang baru. Menjadi "ukhti" yang baru. "ukhti" yang tak lagi menentang kenyataan, "Ukhti" yang tangguh dalam kondisi apapun, "Ukhti" yang lahir sebagai pejuang kehidupan.










- NA (Dirimu yg dulu) -






Untukmu, untukku dan untuk pejuang-pejuang lainnya



-----------------------------

tetap semangat mba,Za akan senantiasa mendoakanmu.Smoga cita-citamu tercapai.
Perjuangan belum berakhir.
Last,..
Za minta maaf sebesar-besarnya jika Za banyak salah !!!

Tuesday, June 12, 2007

AngkrinGan

seri Jogja !

Wah rasanya nasi kucing or sego kucing itu menarik orang

Ga heran, orang jauh-jauh pada datang ke Jogjakarta. bener ga???

Hayoo..jawab !!!
kenapa disebut nasi kucing? apa nasinya berbentuk kucing ??? Yaa..nGgak Lah !
Apa kucingnya ada di nasi ? No....!!
Lalu....?
Apakah makannya dengan kucing??? Huuu.... "singkong diragiin, Tapee deeh !!!"
Yang jelas di sebut Nasi Kucing (atw bahasa inggrisnya Cat Rice) coz mang tuh nasi ukurannya hanya beberapa suap,..ya pas buat ukuran kucing mah !!
Ada beberapa rasa : ada yang isi ikan teri+sambal, juga ada yang isinya tempe iris kecil2, namanya juga ukuran kucing. Tapi enak ko...( yee ..yang doyan makan ). Makanya klo seneng makan aja jangan gengsi or tengsin...
Klo belom makan,..wah..ga GauL nih.
Dah ah dah sore...
Temen2 pamit ya???

Friday, May 11, 2007

Jelajah kota Jogjakarta

Jelajah kota Jogjakarta

Jogja (beberapa orang menyebutnya Yogyakarta, Jogjakarta, atau Yogya) adalah kota yang terkenal akan sejarah dan warisan budayanya. Jogja merupakan pusat kerajaan Mataram (1575-1640), dan sampai sekarang ada Kraton (Istana) yang masih berfungsi dalam arti yang sesungguhnya. Jogja juga memiliki banyak candi berusia ribuan tahun yang merupakan peninggalan kerajaan-kerajaan besar jaman dahulu, di antaranya adalah Candi Borobudur yang dibangun pada abad ke-9 oleh dinasti Syailendra.

Selain warisan budaya, Jogja memiliki panorama alam yang indah. Hamparan sawah nan hijau menyelimuti daerah pinggiran dengan Gunung Merapi tampak sebagai latar belakangnya. Pantai-pantai yang masih alami dengan mudah ditemukan di sebelah selatan Jogja.
Masyarakat di sini hidup dalam damai dan memiliki keramahan yang khas. Cobalah untuk mengelilingi kota dengan sepeda, becak, ataupun andong; Anda akan menemukan senyum yang tulus dan sapaan yang hangat di setiap sudut kota.

Atmosfir seni begitu terasa di Jogja. Malioboro, yang merupakan urat nadi Jogja, dibanjiri barang kerajinan dari segenap penjuru. Musisi jalanan pun selalu siap menghibur pengunjung warung-warung lesehan.

Banyak orang yang pernah berkunjung ke Jogja mengatakan bahwa kota ini selalu bikin kangen. Berkunjunglah ke sini, Anda pasti akan mengerti sebabnya.
---- DiTunggu ya ---

Thursday, May 3, 2007

IkHwan SejAti



Aku bertanya pada Ibuku,
"Bu, bagaimana aku bisa menjadi ikhwan sejati??"
Ibuku menjawab, "Nak......,

Ikhwan Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar,
tetapi dari kasih sayangnya pada orangdisekitarnya....

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang,
tetapi dari kelembutannya mengatakankebenaran.

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,
tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati ditempat bekerja,
tetapi bagaimana dia dihormati didalam rumah.

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan,
tetapi dari sikap bijaknya memahamipersoalan.

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang,
tetapi dari hati yang ada dibalik itu.


Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari banyaknya akhwat yang memuja,
tetapi dilihat dari komitmennya terhadap akhwat yang dicintainya.

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan,
tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari kerasnya ia membaca Al Qur'aantetapi dari istiqomahnya dalam melaksanakan apa yang ia baca."

(dari sebuah milis di kampus)


******************************************
To everyone yg mo jd ikhwan sejati....

Friday, April 27, 2007

Memo Ananda




*)Jogjakarta, di sore hari

"Jika engkau ingin melabuhkan Cintamu, Labuhkanlah dalam bingkai cinta,
dan belaian kasih sayang-Nya juga keridhoan-Nya.

Dahsyat. ALLAHU AKBAR. klik disini !


Apabila kesulitan datang mengunjungi anda, ketahuilah bahwa hal itu hanyalah seperti awan mendung, yang dalam waktu dekat pasti akan berlalu. Maka jangan sampai anda ditakutkan oleh petirnya dan jangan pula merasa ngeri dengan kilatan cahayanya, sebab dibalik itu semua ia akan membawa hujan yang menyegarkan.